Senin, 10 Februari 2014

VALENTINE

" sebentar lagi Valentine, ngarep dapat coklat dari si dia... "
kira-kira begitu lah mayoritas suara hati kaum muda-mudi saat ini, saya, dengan segala kesadaran saya, dan dengan sekalumit pengetahuan yang baru saya miliki belum berani "menghukumi" perihal memberi coklat atau sekedar ikut berpartisipasi merayakan valentine, begitu banyak artikel yang membahas tentang keharaman hal ini, terutama dari Ormas Islam.

selama ini yang saya lakukan hanya sebatas "penganjuran mengabaikan valentine", terutamakepada orang-orang terdekat saya, dan tentunya "semampu saya", karena secara logika saya "kenapa menunjukkan kasih sayang harus pada hari valentine? bukankan seharusnya setiap saat, atau minimal setiap mempunyai waktu luang kita bisa menunjukkan kasih sayang?".

memang tidak mudah mengabaikan suatu hal yang sudah umum dilakukan oleh banyak orang, akan tetapi jika kita mau lebih teliti dan lebih selektif sebelum mengikuti hal yang umum dilakukan banyak orang, Insyaallah kita bisa selamat dari kekeliruan, karena tidak semua yang umum dilakukan orang itu baik.

dan akhirnya tidak ada manusia yang tak luput dari kesalahan, akan tetapi jika kita mau belajar, berpikir, dan berani menahan nafsu, Insyaallah kita bisa meminimalisir kesalahan.
لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ

Tidak ada komentar:

Posting Komentar